7 Keutamaan Ibadah Umrah yang Luar Biasa Bagi Umat Muslim

Ditulis oleh Tim Nurani Travel

Ketika gajian tiba atau ada rezeki tak terduga, mungkin yang terlintas pertama kali di benak kita adalah liburan ke Eropa, membeli kendaraan, atau merenovasi rumah. Tentu, itu tidak salah. Namun tahukah Anda, mengalokasikan rezeki tersebut untuk “berziarah” ke rumah Allah (Baitullah) melalui Ibadah Umrah membawa dividen berupa keajaiban tak terlihat yang dijanjikan langsung oleh Sang Pencipta?

Dalam Islam, umrah menyandang julukan Al-Hajjul Asghar (Haji Kecil). Nurani Travel mengajak Anda merenungi setidaknya 7 keutamaan (fadhilah) menakjubkan bagi hamba-hambaNya yang menjadikan pendaftaran umrah sebagai prioritas keuangannya tahun ini.

1. Menghapus (Melebur) Dosa di Antara Dua Waktu Umrah

Fadhilah ini adalah yang paling mashyur dan menjadi incaran utama para pejuang rezeki Allah.

“Antara satu umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa (kifarah) di antara keduanya.” (HR. Bukhari no. 1773 & Muslim no. 1349)

Artinya, jika Anda berangkat umrah tahun 2023, kemudian memaksakan berjuang menabung dan kembali umrah di tahun 2026, maka dosa-dosa kecil yang Anda berbuat dari tahun 2023-2026 secara otomatis diputihkan layaknya reset kilometer mobil. Ini merupakan kasih sayang Allah, karena tidak ada anak cucu Adam yang luput dari salah hari demi hari.

2. Membuka Pintu Rezeki Besar dan Menghilangkan Kefakiran

Akal hitung-hitungan manusia sering membisikkan “Umrah 30 juta? Sayang duitnya, mending diputar jadi modal.” Namun Matematika Langit punya rumus ganjil:

Rasul ﷺ bersabda: “Iringilah ibadah haji dan umrah. Sungguh keduanya itu menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa, sebagaimana ubupan (alat peniup api) tukang besi menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak.” (HR. Tirmidzi & An Nasai)

Pakar Islam menafsirkan “menghilangkan kefakiran” berarti orang yang berangkat umrah semata karena Allah tidak akan pernah jatuh miskin. Justru, umrah itulah pancingan terbesar untuk menurunkan magnet pelipatgandaan modal dan closing proyek yang ada di tangan Anda sekarang!

3. Anda Resmi Menjadi “Tamu Kehormatan” Allah (Wafdullah)

Jika diundang makan malam oleh Presiden atau Raja, bersiaplah diperlakukan istimewa. Lantas bagaimana jika gelar Anda adalah “Wafdullah” (Utusan Allah/Tamu Allah)?

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang menunaikan ibadah haji, serta umrah adalah para delegasi (tamu) Allah. Allah menyeru mereka, mereka pun memenuhi panggilan-Nya. Dan mereka meminta kepada Allah, Allah pun akan memberikan bukaan karunia dan mengabulkannya.” (HR. Ibnu Majah)

Doa Anda mustajab di titik Hajar Aswad dan Multazam. Menangislah meminta apapun yang dirasa mustahil di sana.

4. Mendapat Ganjaran Sabar Senilai Berjihad (Khususnya Wanita)

Aisyah r.a. pernah bertanya kepada Nabi, apakah wanita juga diwajibkan berjihad seperti pria yang angkat senjata? Nabi ﷺ tersenyum lalu menjawab: “Bagi kalian (wanita) ada jihad yang tidak ada peperangan fi sabilillah di dalamnya; yaitu haji dan umrah.” (HR. Ahmad).

Tantangan berdesakan fisik selama mengantre masuk Masjid Nabawi/Raudhah nilainya sejajar dengan jihad pria tanpa perlu meneteskan darah luka.

5. Meraih Kebaikan Berlipat Melalui Thawaf di Ka’bah

Berjalan Thawaf 7 putaran adalah senam spiritual yang tidak bisa Anda cari dalil gantinya meski membakar jutaan kalori di gym. Murni ibadah yang secara kasat mata diganjar Allah, setiap langkahnya mengugurkan satu keburukan dan mengangkat satu derajat kebaikan malaikat. Apalagi ditambah keutamaan mendirikan shalat di Masjidil Haram Makkah yang dilipatgandakan 100.000 kali lipat dan Masjid Nabawi yang 1.000 kali lipat. (Anggap saja berbekal 2 minggu shalat di sana, bucket pahala hidup Anda serasa nabung selama berpuluh tahun!)

6. Meninggal Saat Umrah = Ditulis Pahala Haji Hingga Kiamat

Tidak sedikit lansia yang berdoa untuk menghembuskan nafas di kota Suci Madinah atau Makkah. Janji Rasulullah: “Barangsiapa keluar untuk haji lalu ia meninggal, maka akan dicatat baginya pahala seorang haji hingga hari Kiamat. Barangsiapa keluar untuk umrah lalu ia meninggal, dicatat baginya pahala seorang yang umrah hingga Kiamat.” (HR. Abu Ya’la). Bahkan ia akan dibangkitkan kelak di padang Mahsyar dalam balutan kain ihram dan mengucapkan talbiyah seketika itu juga. Indah bukan?

7. Melatih “Patah Hati” dari Urusan Duniawi

Kita diajak memakai 2 helai kain tak berjahit di antara semua miliarder, raja, dan penjabat di bumi yang warnanya seragam; Putih. Sebuah training massal menuju alam Barzah. Jabatan dan ego sirna saat bersujud di emperan Hijr Ismail.


Mendengar betapa dermawannya rahmat tazkiyatun nafs dari kelima huruf (U-M-R-A-H) ini, mari jangan menunda. Rencanakan perjalanan mulia ini demi booster dunia-akhirat Anda. Titipkan pendaftaran Anda bersama Nurani Travel dan kami bantu menyusun schedule keberangkatan yang tak mengganggu produktivitas harian Anda. Sampai jumpa di depan pintu Multazam kelak!